ULTRASONIC FLAW DETECTION (UT)

Teknik ini digunakan untuk mendeteksi cacat secara internal dan permukaan (khususnya yang jauh di bawah permukaan) cacat pada bahan konduksi suara. Prinsipnya dalam beberapa hal mirip dengan echo sounding. Sebuah pulsa pendek USG dihasilkan dengan cara muatan listrik diterapkan ke listrik piezo kristal, yang bergetar untuk waktu yang sangat singkat pada frekuensi yang saling berhubungan dengan ketebalan dari kristal. Dalam deteksi cacat frekuensi ini biasanya dalam kisaran satu juta hingga enam juta kali per detik (1 MHz hingga 6 MHz). Getaran atau gelombang suara pada ini frekuensi memiliki kemampuan untuk menempuh jarak yang cukup jauh dengan elastis homogen material, seperti banyak logam dengan sedikit redaman. Kecepatan di mana ini propagasi gelombang terkait dengan Modulus Young untuk materi dan karakteristik material itu. Misalnya kecepatan dalam baja adalah 5.900 meter per kedua, dan dalam air 1400 meter per detik. Energi ultrasonik sangat dilemahkan di udara, dan sinar disebarkan melalui kehendak yang solid, saat mencapai antarmuka (mis., cacat, atau lubang yang dimaksudkan, atau backwall) antara material dan udara itu mencerminkan sejumlah besar energi ke arahnya sama dengan sudut insiden.

Keuntungan dari Ultrasonic Flaw Detection (UT) : - Ketebalan dan panjang sample bisa sampai dengan 30 kaki - Posisi dan ukuran dan jenis cacat dapat ditentukan - Hasil tes instan - Portable - Sangat sensitif jika diperlukan - Bisa dibuat otomatisasi - Akses hanya ke satu sisi yang diperlukan - Tidak ada bahan habis pakai

Kerugian dari Ultrasonic Flaw Detection (UT) : - Tidak ada cacatan permanen kecuali satu tes yang lebih canggih, hasil dan sistem pengumpulan data digunakan. - Operator dapat memutuskan apakah potongan rusak atau tidak sementara tes sedang berlangsung - Indikasi membutuhkan intepretasi (kecuali untuk alat pengukur ketebalan dinding digital) - Tingkat keahlian yang diperlukan untuk mendapatkan informasi lenkap dari pengujian - Bagian yang sangat tipis agak sukar dipakai metode ini

ARTIKEL

DYE PENETRANT TESTING

Metode ini sering digunakan untuk mendeteksi cacat pemutusan permukaan di nonferromagnetik bahan. Subyek yang akan diperiksa pertama-tama dibersihkan secara kimia, biasanya dengan uap fase, untuk menghilangkan semua jejak benda asing, minyak, kotoran, dll.

FAILURE ANALYSIS

ANALISA KEGAGALAN adalah sebuah proses dalam menentukan akar permasalahan secara fisik dari masalah-masalah yang ada. Prosesnya berjalan kompleks, mengacu kepada disiplin teknis yang berbeda, dan menggunakan berbagai macam pengamatan, inspeksi, dan teknik-teknik laboratorium.

MAGNETIC PARTICLE CRACK DETECTION

Metode ini cocok sekali dipakai untuk mendeteksi permukaan dan diskontinyu di dekat permukaan sample dengan sifat magnetik, terutama baja feritik dan besi.

RADIOGRAFI

Teknik ini cocok sekali untuk mendeteksi cacat internal dalam senyawa ferro dan non ferro dan material-material lainya. X-Ray, dibangkitkan secara elektrikal, dan radiasi Gamma dipancarkan dari isotop radioaktif, dimana radiasi menyusup dan diserap oleh material dengan melewati material itu.

ULTRASONIC FLAW DETECTION (UT)

Teknik ini digunakan untuk mendeteksi cacat secara internal dan permukaan (khususnya yang jauh di bawah permukaan) cacat pada bahan konduksi suara. Prinsipnya dalam beberapa hal mirip dengan echo sounding.

X-RAY FLUORESCENCE (SPARK OES)

XRF (X-ray Fluorescence Spectrometry) merupakan teknik analisa non-destruktif yang digunakan untuk identifikasi serta penentuan konsentrasi elemen yang ada pada padatan, bubuk atau sample cair.