MAGNETIC PARTICLE CRACK DETECTION

Metode ini cocok sekali dipakai untuk mendeteksi permukaan dan diskontinyu di dekat permukaan sample dengan sifat magnetik, terutama baja feritik dan besi. Prinsipnya adalah menghasilkan fluks magnetik dalam artikel yang akan diperiksa, dengan fluks garis-garis yang menjalar di sepanjang permukaan pada sudut kanan ke cacat yang dicurigai. Dimana garis fluks mendekati diskontinuitas mereka akan nyasar ke udara di mulut retak. Tepi retak menjadi kutub yang menarik magnetik Utara dan Selatan. Ini memiliki kekuatan untuk menarik partikel material magnetik yang terpecah halus seperti besi tambalan. Biasanya partikel-partikel ini adalah oksida besi dalam berbagai ukuran 20 hingga 30 mikron, dan tersuspensi dalam cairan yang menyediakan mobilitas untuk partikel permukaan benda uji, membantu migrasi mereka ke tepian retak. Namun, dalam beberapa kasus mereka dapat diterapkan dalam bentuk bubuk kering.

Keuntungan metode Particle Crack Detection :
- Penggunaan yang praktis dan aplikasinya
- Bersifat kuantitatif
- Dapat diotomatiskan, selain metode pengamatan. (Meskipun perkembangan modern pengenalan cacat otomatis dapat digunakan di bagian-bagian geometri sederhana, misalnya berupa billet dan bar. Dalam hal ini kamera khusus menangkap indikasi cacat gambar dan memprosesnya untuk tampilan)
- Bersifat kuantitatif

Keuntungan metode Particle Crack Detection :
- Penggunaan yang praktis dan aplikasinya
- Bersifat kuantitatif
- Dapat diotomatiskan, selain metode pengamatan. (Meskipun perkembangan modern pengenalan cacat otomatis dapat digunakan di bagian-bagian geometri sederhana, misalnya berupa billet dan bar. Dalam hal ini kamera khusus menangkap indikasi cacat gambar dan memprosesnya untuk tampilan)

ARTIKEL

DYE PENETRANT TESTING

Metode ini sering digunakan untuk mendeteksi cacat pemutusan permukaan di nonferromagnetik bahan. Subyek yang akan diperiksa pertama-tama dibersihkan secara kimia, biasanya dengan uap fase, untuk menghilangkan semua jejak benda asing, minyak, kotoran, dll.

FAILURE ANALYSIS

ANALISA KEGAGALAN adalah sebuah proses dalam menentukan akar permasalahan secara fisik dari masalah-masalah yang ada. Prosesnya berjalan kompleks, mengacu kepada disiplin teknis yang berbeda, dan menggunakan berbagai macam pengamatan, inspeksi, dan teknik-teknik laboratorium.

MAGNETIC PARTICLE CRACK DETECTION

Metode ini cocok sekali dipakai untuk mendeteksi permukaan dan diskontinyu di dekat permukaan sample dengan sifat magnetik, terutama baja feritik dan besi.

RADIOGRAFI

Teknik ini cocok sekali untuk mendeteksi cacat internal dalam senyawa ferro dan non ferro dan material-material lainya. X-Ray, dibangkitkan secara elektrikal, dan radiasi Gamma dipancarkan dari isotop radioaktif, dimana radiasi menyusup dan diserap oleh material dengan melewati material itu.

ULTRASONIC FLAW DETECTION (UT)

Teknik ini digunakan untuk mendeteksi cacat secara internal dan permukaan (khususnya yang jauh di bawah permukaan) cacat pada bahan konduksi suara. Prinsipnya dalam beberapa hal mirip dengan echo sounding.

X-RAY FLUORESCENCE (SPARK OES)

XRF (X-ray Fluorescence Spectrometry) merupakan teknik analisa non-destruktif yang digunakan untuk identifikasi serta penentuan konsentrasi elemen yang ada pada padatan, bubuk atau sample cair.