DYE PENETRANT TESTING

Metode ini sering digunakan untuk mendeteksi cacat pemutusan permukaan di nonferromagnetik bahan. Subyek yang akan diperiksa pertama-tama dibersihkan secara kimia, biasanya dengan uap fase, untuk menghilangkan semua jejak benda asing, minyak, kotoran, dll. dari permukaan umumnya, dan juga dari dalam celah. Selanjutnya penetran (yang merupakan minyak tipis yang sangat halus biasanya dicelup merah terangatau ultra-violet fluorescent) diterapkan dan dibiarkan tetap bersentuhan dengan permukaan untuk sekitar lima belas menit. Aksi kapiler menarik penetrasi ke dalam retakan selama periode ini. Penembusan surplus di permukaan kemudian dihapus sepenuhnya dan lapisan tipis bubuk kapur diterapkan. Setelah periode selanjutnya (waktu pengembangan) kapur menarik pewarna keluar dari celah, agak seperti kertas blotting, untuk membentuk visual, diperbesar dalam lebar, indikasi yang baik kontras dengan latar belakang. Proses ini murni mekanik / kimia dan berbagai zat yang digunakan dapat diterapkan dalam berbagai cara, dari kaleng semprot aerosol paling sederhana berhenti mencelupkan tank besar secara otomatis di ujung yang lain. Yang terakhir sistem membutuhkan tangki canggih, penyemprotan dan peralatan pengeringan tetapi prinsipnya tetap sama.

Keuntungan dari Dye Penetrant Testing :

Kerugian dari Dye Penetrant Testing :

ARTIKEL

DYE PENETRANT TESTING

Metode ini sering digunakan untuk mendeteksi cacat pemutusan permukaan di nonferromagnetik bahan. Subyek yang akan diperiksa pertama-tama dibersihkan secara kimia, biasanya dengan uap fase, untuk menghilangkan semua jejak benda asing, minyak, kotoran, dll.

FAILURE ANALYSIS

ANALISA KEGAGALAN adalah sebuah proses dalam menentukan akar permasalahan secara fisik dari masalah-masalah yang ada. Prosesnya berjalan kompleks, mengacu kepada disiplin teknis yang berbeda, dan menggunakan berbagai macam pengamatan, inspeksi, dan teknik-teknik laboratorium.

MAGNETIC PARTICLE CRACK DETECTION

Metode ini cocok sekali dipakai untuk mendeteksi permukaan dan diskontinyu di dekat permukaan sample dengan sifat magnetik, terutama baja feritik dan besi.

RADIOGRAFI

Teknik ini cocok sekali untuk mendeteksi cacat internal dalam senyawa ferro dan non ferro dan material-material lainya. X-Ray, dibangkitkan secara elektrikal, dan radiasi Gamma dipancarkan dari isotop radioaktif, dimana radiasi menyusup dan diserap oleh material dengan melewati material itu.

ULTRASONIC FLAW DETECTION (UT)

Teknik ini digunakan untuk mendeteksi cacat secara internal dan permukaan (khususnya yang jauh di bawah permukaan) cacat pada bahan konduksi suara. Prinsipnya dalam beberapa hal mirip dengan echo sounding.

X-RAY FLUORESCENCE (SPARK OES)

XRF (X-ray Fluorescence Spectrometry) merupakan teknik analisa non-destruktif yang digunakan untuk identifikasi serta penentuan konsentrasi elemen yang ada pada padatan, bubuk atau sample cair.