Uji Kebocoran pada Pipa Saluran Air


Studi kasus analisis kegagalan ini diawali dengan permasalahan kebocoran pipa pada bagian dekat dengan penyambungan. Pipa ini merupakan pipa yang disambung dengan material yang berstandar ASTM A 53 Grade B danASTM A 312 TP 316. Pipa ini dilalui cairan dengan kecepatan alir cairan sebesar 3800 – 8200 NM³/hr.

Identifikasi
Dalam kasus ini pipa yang dilalui fluida mengalamai kebocoran karena disebabkan oleh korosi dan erosi. Untuk membukan hal itu maka dilakukan uji komposisi kimia untuk melihat apakah ada senyawa/unsur kimia lain yang terdapat di dalam pipa baik yang terbawa oleh fluida ataupun yang dihasilkan dalam proses pengelasan yang bersifat korosif (seperti unsur/senyawa asam). Kemuidan sampel yang mengalami kegagalan di uji metalografi untuk mengetahui morfologi dan fasa-fasa yang terbentuk pada permukaan pipa yang korosi dan SEM EDX untuk melihat senyawa korosif yang terbentuk di dalam pipa.

Pembahasan
Hasil pengamatan visual pada sampel mengalami kerusakan paling parah pada bagian dalam. Hasil pengamatan visual pada pipa dapat dilihat pada gambar tersebut. Setelah dilakukan uji metalografi didapatkan struktur mikro dari sampel yang korosif seperti gambar di bawah ini. Struktur ferit ditunjukkan dengan warna putih atau terang dan perlit dengan warna gelap di sekitar ferit. Sedangkan untuk pengamatan mikroskopik bentukdari peristiwa korosi yang terjadi dapat dilihat pada gambar di bawah ini.